Aku menarik nafas
Aku hembuskan
Sekali lagi
Aku ulangi, begitu..
dan terus begitu..
Sampai sesak aku rasakan
Sesuatu menyentil hatiku
Entah ini benda, virus, atau apa..
Ia membuat mataku perih
Ada air membendung di pelupuk mataku
Tunggu dulu
Ada apa?
belum sempat terjawab
Tetes demi tetes
Air mata membasuh lukaku
Biarlah, mengalir..
Ini hari hatiku tak ingin
Berbagi dengan pikiranku
Air mata apa..
Nafas ini menyakitkan
Tapi tak aku tau maknanya
Tangisanku ini tanpa judul
tanpa alasan, tanpa tujuan
Minggu, 21 September 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar