Selasa, 26 April 2016

Suratku: Teruntuk Pria Ambigu

16.26

Aku menulis ini dengan sadar bahwa aku hanya perempuan..
kisah yang klasik
yang sudah berkali" aku alami
sayangnya tetap saja aku ulangi
yang berbeda kali ini hanyalah
bahwa aku tidak pernah bertemu denganmu
jika boleh aku ketahui
adakah hatimu sudah dimiliki?
siapa gadis yang kau tunggu?
apakah kau sedang..
bersungguh" menyukai seseorang
dan tidak bisa menoleh siapapun lagi?
begitu juga yang sudah kualami..
tapi disaat bersamaan, aku kehilangan org yang sungguh" padaku
dan org yang aku tunggu pun, akhirnya tidak bersamaku
aku hanya ingin memastikan..
apakah kau sungguh tidak ingin menoleh sama skali?
dan membiarkan dirimu kehilangan orang yang sungguh" padamu?
kata orang, jangan menunggu bulan jatuh
menunggu hal yang tak mungkin..
agar dapat kuputuskan utk tetap berjuang atau mundur..
dengan melepaskan segala perasaan canggung dan malu layaknya perempuan
yang hanya bisa menunggu
aku ingin mengatakan
harapanku jika masih mungkin, aku ingin kau memalingkan wajahmu, berhenti menunggu gadis pujaanmu itu, karena ada seseorang yang bersungguh" padamu
dan orang itu adalah aku
iya.. aku sudah menyukaimu

Written by

We are Creative Blogger Theme Wavers which provides user friendly, effective and easy to use themes. Each support has free and providing HD support screen casting.

1 komentar:

 

© 2013 Melukis Langit. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top